Mencari Rezeki Halal Suatu Kewajiban

Share

Pembaca yang budiman, kali ini saya akan membahas tentang mencari rezeki halal.

Islam mewajibkan umatnya mencari rezeki dengan cara halal lagi baik.
Setiap Hamba diwajibkan oleh Allah SWT untuk mencari rezeki demi memenuhi hajat hidup. Lebih-lebih  bagi mereka yang menjadi kepala rumah tangga.
Sayangnya, ada sebagian orang yang mencari rezeki tidak dengan cara seharusnya. Mereka berangapan yang penting dapat rezeki meski harus dengan cara haram.
Dalam hal ini, Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda tentang kaum yang menghalalkan segala cara dalam mendapatkan rezeki. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari sebagai berikut:
"Akan datang suatu masa pada umat manusia, mereka tidak lagi peduli dengan cara untuk mendapatkan harta, apakah melalui cara yang halal ataukah dengan cara yang haram."
Bagi seorang Muslim, ada empat cara yang patut diperhatikan dalam mencari rezeki.
1.  Tidak mencurangi kadar timbangan.
Sebagian besar aktivitas mencari rezeki dijalankan melalui perdagangan atau perniagaan. Seorang Muslim diwajibkan untuk jujur dalam berdagang dan terlarang dari perbuatan mempermainkan timbangan demi mendapat keuntungan yang besar. Allah  melarang perbuatan demikian dalam Surat Al Muthaffifin ayat 1-6.
"Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi. Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidakkah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan. Pada suatu hari yang besar. (Yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam."
2. Tidak ada praktek riba
Allah menegaskan Larangan ini dalam Surat Ali Imron ayat 130-131.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir."
3. Tidak mencari dengan cara bathil
Seperti korupsi, suap, maupun menipu dll. hal ini fi jelaskan dalam Surat Al Baqarah ayat 188.
"Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui."
4. Tidak jual beli barang haram atau berjudi.
seperi minuman yg memabukan khamar, Tuwak, dll. dan tidak melalui perjudian, seperti bermain kartu, jual beli bersifat sepekulasi. Dalam Surat Al Maidah ayat 90-91.
"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)."
oleh karena itu kita sebagai orang Muslim/Muslimah haruslah berhati-hati dan menjahui hal yg memang dilarang oleh Agama, Selain itu juga mencari rezeki halal adalah kewajiban bagi hamba Allah di muka bumi ini, karna itu perintah dan  mentaati dan mematuhi perintah Allah SWT itu Wajib.
Demikian materi pada pertemuan ini semoga ada manfaatnya, sekian dan terimakasih.
Share

Belum ada Komentar untuk "Mencari Rezeki Halal Suatu Kewajiban"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel