Hikmah Ziarah Qubur

Share

Karmuji.com: Pembaca yang berbahagia, jumpa lagi di akun Dunia Ilmu, kali ini saya akan membahas tentang Hikmah Ziarah qubur.
Pada awal-awal Islam, ziarah qubur dilarang untuk mencegah kemusyrikan.
Ketika Islam berkembang dan tersebarlah ajaran tauhid, Rasulullah SAW mengijinkan untuk laki-laki dan perempuan berziarah qubur baik qubur para wali ataupun qubur keluarganya.
Setelah itu, Rasulullah melarang para perempuan ziarah qubur tampa didampingi oleh muhrimnya, hal ini dalam rangka mencegah fitnah yang ditimbulkan darinya.

Ziarah qubur disunnahkan sebagaimana yang Allah SWT syariatkan berdasarkan sabda Nabi SAW.
زوروا القبور فإنها تذكركم الآخرة
Berziarah quburlah, sesungguhnya hal itu akan mengingatkan kalian terhadap akhira” (HR. Muslim).

Dan disunshkan juga mengucapkan bacan berikut sewaktu berziarah qubur, sebagaimana Nabi  SAW mengajarkan para sahabatnya ketika berziarah qubur,
السلام عليكم أهل الديار من المؤمنين والمسلمين وإنا إن شاء الله بكم لاحقون، نسأل الله لنا ولكم العافية
Semoga keselamatan tercurahkan untukmu, wahai para penghuni qubur, dari (golonagn) orang-orang beriman dan orang-orang Islam. Kami insyaaallah akan menyusul kalian. Kami meminta keselamatan kepada Allah untuk kami dan juga untuk kalian". (HR. Muslaim).

Hal ini tidak lain adalah untuk mendekatkan diri atau beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana firman Allah SWT
وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus” (QS. Al-Bayyinah [98]: 5).
Dan  juga berfirman,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ
Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah (mentauhidkan) Aku.” (QS. Adz-Dzariyat [51]: 56).
قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين, لا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku, dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. (QS. Al-An’am [6]: 162-163).
Semoga bermanfaat. Amin



Share

Belum ada Komentar untuk "Hikmah Ziarah Qubur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel