Karmuji.com | Penyuluh Agama Islam Tuban

Gerakan Shodaqoh Sedino Sewu UPZISNU Ranting Banjarsari, "Untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Umat"


LAZISNU-NU CARE-UPZIS Ranting Banjarsari: "Hadir untuk kemandirian umat dan kesejahteraan masyarakat"

Keberadaan koin NU LAZISNU-NU Care -UPZIS Ranting Banjarsari Desa Tegalbang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban Jawa Timur sudah berjalan hampir 6  Bulan atau tepatnya 5  putaran. Kegiatan Koin NU ini di laporkan secara terbuka dalam acara rutinan Iailatul Ijtima' Ranting Banjarsari  dan Musyawarah Rutin UPZIS Banjarsari yang biasanya dihadiri seluruh pengurus dan jamaah dan diadakan setiap selapan sekali.
Koin NU yang jalankan di Ranting Banjarsari  ini mengikuti apa yang sudah digariskan oleh ketua Tanfidiyah K. Muhammad Faizin dan Ketua  LAZISNU -NU Care UPZIS K. Yamani, SH MWC Palang Kabupaten Tuban Jawa Timur,  Belaiu mengatakan bahwa kalau pengen belajar Koin NU harus sama dengan yang digariskan dalam aturan Koin NU, kalau tidak (tidak mngikuti aturan) tidak akan berhasil menjalankan koin NU.
Untuk mencapai keberhasilan maka harus ada  beberapa petugas yang disiapkan memang untuk mengawal Koin ini agar bisa semaksimal mungkin. Tim tersebut yaitu:
1. Tim Da’i.
Tim ini bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pentingnya berinfaq khususnya dalam koin ini. Tim ini yang bertugas menyentuh hati warga NU dengan dalil-dalil ‘aqli maupun naqli serta sentuhan-sentuhan ruhani agar tergerak hatinya untuk suka bergerak di Koin NU.
2. Tim Pendamping
Tim ini bertugas untuk memberikan pendampingan dan adukasi kepada Pengurus UPZISNU ranting dan juga tim pengambil Koin terkait sistematika pengadministrasian Koin NU.
3. Pengurus UPZISNU Ranting
Tim ini adalah yang mengurusi Koin NU yang menerima uang yang masuk dari tim pengumpul koin NU. Selanjutnya Tugas tim ini adalah melaporkan hasil dana koin ke pengurus UPZIS NU CARE - LAZISNU di tingkat Kecamatan, Kepada Pengurus Ranting dan kepada Donatur maksimal persemester atau tiap 6 bulan sekali.
4. Tim Pengumpul dana Koin
Tim ini bertugas mengumpulkan koin NU dari masing-masing rumah membuka dan mengumpulkan koin untuk selanjutnya dihitung bersama- sama Pengurus UPZIS.
Selanjutnya adalah arahan dari Koin NU yang disampaikan oleh Ketua LAZISNU MWC Palang K. Yamani SH. Dalam paparannya mengungkapkan tentang ihwal keberadaan Koin NU yang merupakan geneologi dari keberadaan Koin NU di Palang. Dalam menjalankan Koin NU ini, tata aturannya MWCNU Palang mengikuti mekanisme yang sudah ditata sedemikian rupa oleh Tim Koin NU Kabupaten PCNU dan   PWNU tingkat Jawa Timur bahwa tata aturan yang diterapkan diantaranya yakni :
1. Kotak yang harus ada tulisan NU, kode huruf sesuai dengan ranting serta kode angka jumlah kotak yang beredar. Selain itu kotak koin juga dibuat dengan ukuran 9 cm.

2. Filosofi yang dibangun dari Koin NU ini dimaknai sebagai “uang receh”, tapi makna dari Koin NU ini adalah “Kotak Infaq”sehingga bukan hanya uang logam saja yang bisa dinfaqkan, tapi juga uang kertas juga bisa.
3. Alur pengumpulan Koin NU ini adalah dimulai dari Tim Pengumpul koin mengumpulkan hasil koin dari rumah-rumah Donatur terus di hitung  bersama pengurus UPZISNU Ranting, selanjutnya dilaporkan ketika waktu selapanan kehiatan rutinan Ranting dan Lazisnu dan ke Lazisnu Tingkat Kecamatan.
4. Dana Koin NU diwujudkan dalam bentuk ;
1). Program Sosial
a. Santunan Sembako Orang kurang mampu

b. santunan air minerial setiap warga yang meninggal
2). Program Kesehatan
Santunan orang sakit (Okname)
3). Program Pendidikan
Santunan Siswa/Siswi kurang Mampu/Yatim
4). Program Kelembagaan
      a. Membantu pembiayaan kegiatan-kegiatan Ranting, Banom dan Lembaga
Sambutan berikutnya dari Tim Da’i disampaikan oleh Pengurus Ranting  Banjarsari K. Ahmad Rodli beliau menyampaikan tentang bagaimana mengambil hati masyarakat agar gemar untuk ber infaq. Butuh waktu panjang untuk mempersuasi masyarakat khususnya di Warga Banjarsari agar bisa tertarik untuk berderma dalam bentuk infaq koin ini.
Praktiknya di Ranting Banjarsari, Tim Da’i yang dibentuk oleh Ranting Banjarsari ini keliling untuk memberikan pencerahan kepada warga Banjarsari untuk memberikan wawasan kepada warga khususnya Warga NU agar gerakan NU di Ranting Banjarsari ini bisa berjalan dengan baik. Alangkah bangganya warga NU Jika Koin NU ini bisa berjalan menyeluruh, maka niatan kemandirian ekonomi NU dan pemerataan Umat akan segera tercapai.



Belum ada Komentar

Posting Komentar