Karmuji.com | Penyuluh Agama Islam Tuban

Menengok Peran Penyuluh Agama Islam dalam Membina Keluarga Sakinah. (Kecamatan Palang)

 

Menengok peran Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan dalam Membina Keluarga Sakinah.

tonton vidionya

Pernikahan adalah momentum yang sangat penting bagi perjalanan hidup manuisia. Setelah pernikahan, kedua belah pihak akan menerima beban yang sangat barat dan tanggung jawab sesuai kodrat masing-masing. Tanggung jawab dan beban itu bukanlah suatu yang mudah untuk dilakukan, sehingga mereka harus mampu melaksanakannya sebagai seorang suami maupun istri. Untuk itulah perlu kiranya sepasang suami istri, lebih-lebih calon pengantin mengetahui cara-cara bagaimana membentuk keluarga sakinah dan harmonis, dan hal ini sangat diperhatikan oleh beberapa KUA untuk memberikan pembekalan pernikahan terutama KUA Kecamatan Palang.

Adapun peran yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS KUA Kecamatan Palang adalah sebagai berikut :

Penyuluh Agama sebagai figure juga berperan sebagai pemimpin masyarakat.

Maksud dari peran ini adalah Penyuluh Agama sebagai imam atau pemimpin  dalam masalah agama dan masalah kemasyarakatan. Hal ini sesuai dengan yang sudah dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan KUA Kecaman Palang yaitu membantu masyarakat yang ada dalam wilayah binaannya dalam memecahkan masalah yang ada hubungannya dengan perkawinan.

Adapun peran yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan KUA Kecaman Palang yaitu sebagai figure serta pemimpin masyarakat adalah antara lain sebagai berikut :

Menjadi penengah ketika ada masalah keluarga yang ada di wilayah binaannya.

Menjadi pelopor kegiatan keagamaan, seperti mengadakan jama'ah istighosah dan tahlil, pengajian umum, memberikan khutbah jum'at, dll.

Penyuluh Agama sebagai agent of change.

Dalam peran ini, tugas Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan KUA Kecaman Palang adalah menjadi remote cotrol, artinya Penyuluh Agama sebagai kunci perubahan masyarakat yang ada di wilayah binaannya. Dari yang dulu tidak tahu cara-cara berumahtangga menjadi tahu, dll. Hal itu dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan KUA Kecaman Palang melalui beberapa kegiatan diantaranya yaitu : melakukan pembinaan ke masyarakat binaannya, membuat majlis ta'lim yang di dalamnya ada ceramah agama, dll.

Menurut peneliti, bahwasannya pada peran yang satu ini, Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan KUA Kecaman Palang kurang maksimal, sebab sesuai data yang diperoleh oleh peneliti menjelaskan bahwa angka perceraian setiap tahunnya tidak mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan adanya Penyuluh Agama Islam Non PNS masih baru dan jumlah anggotanya dirasa kurang mengingat wilayah yang ada di Kecamata Palang juga luas dan mempunyai jumlah penduduk yang  banyak.

Sebagai ujung tombak Kementerian Agama.

Peran ini adalah peran yang sangat utama, karena dengan adanya Penyuluh Agama yang ada di KUA Kecamatan segala sesuatu yang ada kaitannya dengan urusan keagamaan khusunya dalam hal pernikahan yang semulanya menjadi tanggung jawab penuh Kementerian Agama dan sangat tidak mungkin jika dikerjakan sendiri oleh Kementerian Agama sebab dapat dilihat sendiri Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas dan jumlah masyarakat yang banyak.

Maka dengan adanya Penyuluh Agama yang ada di KUA Kecamatan sangat berperan penting untuk membantu tugas-tugas yang ada di Kementerian Agama. Adapun peran Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan yang ada di KUA Kecamatan Palang sebagai ujung tombak Kementerian Agama diantaranya yaitu : 

Memberi pembekalan kepada suscatin yakni khusus untuk calon pengantin yang sudah mendaftarkan dirinya di KUA yang berkehendak ingin melaksanakan pernikahan dan sebelumnya suscatin ini diberi pembekalan oleh BP4.

Memberi pembekalan pra nikah yakni ditujukan kepada semua kalangan yang berkehendak maupun yang belum berkehendak untuk melakukan pernikahan.

Memberi bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat yang ada di desa-desa wilayah Kecamatan Palang melalui kelompok binaan-binaan atau majlis ta'lim tentang kiat-kiat membentuk keluarga sakinah.

Upaya KUA Kecamatan Palang dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan tidak lain dan tidak bukan dalam rangka mencegah adanya pernikahan di bawah umur yaitu sesuai dengan UU yang berlaku di Indonesia yakni dalam Pasal 7 UU No. 1 tahun 1974 yang di ubah dengan UU No. 16 Tahun 2019 sekurang-kurangnya laki-laki dan perempuan berusia 19 tahun.


Selain dari pada tujuan tersebut, peran dari Penyuluh Agama Islam Non PNS bidang perkawinan mengadakan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat yang ada di desa-desa wilayah Kecamatan Palang melalui kelompok binaan-binaan atau majlis ta'lim sangat membantu bagi calon pengantin lebih-lebih terhadap masyarakat yang sudah berumah tangga untuk mewujudkan rumah tangga yang sangat diimpikan, yaitu keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah dengan memberikan tausiyah/pengajian atau forum diskusi.


Menilik dari peranan Penyuluh Agama Islam Non PNS Bidang Perkawinan Kecamatan Palang sebagaimana diuraikan tersebut di atas, maka jelas bahwa tugas pokoknya adalah melakukan dan mengembangkan kegiatan bimbingan atau penyuluhan agama dan pembangunan melalui bahasa agama. 


Belum ada Komentar

Posting Komentar