Karmuji.com | Penyuluh Agama Islam Tuban

Pandangan Hukum Islam tentang Upaya Membentuk Keluarga Sakinah Bagi Wanita Karir

 


 

Seiring dengan laju pesatnya feminisme yang mengusung perjuangan kesetaraan jender. Semakin banyak pula di jumpai kaum perempuan yang turut andil dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga. Struktur manejemen perusahaan semakin banyak diisi oleh nama-nama perempuan, terlebih dalam posisi sekretaris. Di sisi lain tidak sedikit wanita yang bekerja di pabrik sebagai pekerja kasar. Fenomena ini tidak mendapat penolakan dari suami mereka, dengan arti kebanyak suami mengizinkan istrinya bekerja. Bahkan, tidak jarang dijumpai para istri menjadi sumber utama pemenuhan kebutuahan padahal itu tugas laki-laki. sehingga muncul sebuah pandangan bahwa wanita yang bekerja adalah wanita yang mandiri yang tidak menggantungkan keseluruhan hidupnya kepada suami, sedangkan hakikat dari perkawinan itu sendiri adalah saling memenuhi dan saling melengkapi sebagaimana yang telah diatur dalam agama islam.

Penelitian ini berusaha menjawab pertanyaan, (1) bagaimana pandangan hukum islam tentang wanita karir. (2) bagaimana konsep keluarga sakinah bagi wanita karir. (3) bagaimana upaya wanita karir dalam membentuk keluarga sakinah.

Dari segi tempat, penelitian ini adalah penelitian field Research dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif Analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara metode obeservasi, interview atau wawancara dan dokumentasi.

Penelitian tersebut menyimpulkan, (1) Islam membenarkan dan memperbolehkan kaum wanita aktif bekerja dalam berbagai  bidang selama pekerjaan tersebut dilakukan dalam suasana terhormat, sopan, serta mereka dapat memelihara agamanya, dan dapat  pula menghindarkan dampak-dampak  negatif pekerjaan tersebut terhadap diri dan lingkungannya.(2) Konsep keluarga sakinah wanita karir  menerapkan 3 unsur fondasi kelurga Harmonis yakni:Sakinah, ketenangan yang didapatkan saat menjalankan tugasnya di rumah dan di tempat kerja, Mawaddah, kelapangan hati dalam menerima segala kekurangan tanpaberfikir untuk berpisah, dan Rohmah, kesabaran akan  permasalahan yang hadir dengan menjadikan komunikasi dengan pasangan sebagai jalan penyelesaian. (3) upaya yang dilakukan wanita karir  yakni menjalankan perana sebagai seorang hambah Allah SWT dengan sholat ber jama’ah dan  mengaji sebagai rutinitas keseharian, menjalankan peran sebagai seorang istri atas izin dan ridho suami, menjalankan tugas sebagai seorang ibu dengan mengasuh dan merawat anak hingga beranjak dewasa serta tetap memperhatikan pendidikan anak karena ibu merupakan madrasah awal bagi anak.

Belum ada Komentar

Posting Komentar