Karmuji.com | Penyuluh Agama Islam Tuban

Peran Fatayat NU dalam Pembinaan Perempuan Dibidang Sosial Keagmaan Serta Pendorong Dan Penghambat Perempuan dalam Mengikuti Fatayat NU (Ranting Banjarsari Desa Tegalbang)




Fatayat NU merupakan organisasi yang bergerak sebagai bentuk perhatian NU terhadap kaum perempuan supaya mendapatkan didikan agama melalui NU (Nlahdatul Ulama) kebanyakan perempuan di Banjarsari Desa Tegalbang dahulu tidak mempunyai kegiatan apapun. Dengan adanya organisasi Fatayat NU Perempuan mengahabiskan waktu dengan hal-hal yang lebih positif seperti tadarus Al-Qur‟an, A;-Barzanji, Yasinan, dan perayaan pada hari-hari besar Islam, dengan mengikuti Fatayat NU diharapkan dapat menjadi perempuan Islam yang bertakwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, beramal, cakap dan bertanggung jawab serta berguna bagi Agama Nusa dan Bangsa.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam peneitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah seluruh Anggota Fatayat NU yang termasuk didalamnya ada pengurus Fatayat NU Banjarsari Desa Tegalbang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban.

Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah peran Fatayat NU dalam Pembinaan Perempuan dibidang sosial keagmaan serta pendorong dan penghambat perempuan dalam mengikuti Fatayat NU. Hal ini Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih subyek-subyek sampelnya, maka sampel dalam penelitian ini adalah Pengurus harian dan anggota Fatayat NU Banjarsari Desa Tegalbang. Pengambilan kesimpulan menggunakan pendekatan berpikir induktif.

Hasil penelitian ini menunjukan dengan adanya Organisasi Fatayat NU di Banjarsari Desa Tegalbangmampu membawa suatu perubahan di masyarakat khususnya kaum perempuan, melalui kegiatan pengajian Al-Barzanji, Tadarus Al-Qur‟an, Yasinan, perayaan Harlah NU, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan perayaan hari-hari besar islam lainnya, para perempuan di Banjarsari Desa Tegalbangmengalami perubahan yang segnifikan yang tadinya belum bisa baca Al-qur‟an menjadi bisa, menjadi tau syari‟at Islam, menjadi bisa berbicara di depan umum, dan mengisi waktu luang dengan hal-hal positif serta meningkatkan ikatan persaudaraan antar umat.

Kegiatan ini sudah berjalan lancar dengan adanya dorongan dari berbagai pihak dan dari keinginan yang timbul dalam diri anggota Fatayat NU namun masih ada kendala baik pada kodrat perempuan itu sendiri maupun fasilitas yang kurang memadai, sebaiknya di dalam organisasi fatayat NU terdapat pelatihan usaha-usaha kecil agar perempuan lebih berdaya dalam bidang perekonomian, dan Fatayat NU Banjarsari Desa Tegalbang harus mampu mencari wawasan diluar daerah untuk kemajuan Fatayat NU di Banjarsari Desa Tegalbang itu sendiri.


 

Belum ada Komentar

Posting Komentar